Menggali Hubungan Self Efficacy Dan Self Care Management Pada Lansia Dengan Diabetes Melitus Tipe II
Kata Kunci:
Diabetes Melitus Tipe II, Self Efficacy, Self Care Management, LansiaAbstrak
Diabetes Melitus Tipe II merupakan penyakit kronis tidak menular dengan prevalensi tinggi pada lansia. Rendahnya self care management meningkatkan risiko komplikasi dan kematian. Salah satu faktor yang mempengaruhi self care management pada lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II adalah self efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dengan self care management pada lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II di Desa Curug. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan korelasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia dengan Diabetes Melitus Tipe II yang diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 45 lansia. Instrumen berupa kuesioner self efficacy Diabetes Management Self Efficacy Scale dan kuesioner self care management Summery of Diabetes Self Care yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar lansia memiliki tingkat self efficacy rendah, yang mencerminkan kurangnya keyakinan dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Sementara itu, self care management pada kategori sedang, sebagian lansia belum optimal menjalankan perawatan diri. Analisis statistik uji Kendal’s Tau menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara self efficacy dan self care management (p-value < 0,05). Secara aplikatif, hasil ini dapat menjadi informasi penting khususnya untuk lansia, lansia harus meningkatkan self efficacy agar memiliki self care management yang baik.
Referensi
Despitasari, L., Sastra, L., Alisa, F., Amelia, W., & Desnita, R. (2022). Hubungan Self efficacy dengan Selfcare Pada Pasien Penderita Diabates Melitus Tipe 2 di Puskesmas Andalas. Jurnal Amanah Kesehatan, 4(2), 117–126.
Fadhilah, N., Yuliza, H., Nuryati, E., & Supriyatno, H. (2025). Faktor Kunci Yang Mempengaruhi Efikasi Diri Dalam Penyelesaian Pengobatan Tuberkulosis. Scientific Journal of Nursing and Health, 3(1), 1-14.
Handayani, S., & Purwaningsih, Y. (2021). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan kontrol penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(1), 45–52.
Kurniawati, N., & Seniwati. (2023). Hubungan Perilaku Self management Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Lansia Diabetes Melitus Tipe 2 Di Posbindu Mawar Jatibening Baru Tahun 2022. Afiat, 9(1), 73–84. https://doi.org/10.34005/afiat.v9i1.2830
Munir, N. W., & Solissa, M. D. (2021). Hubungan Self-efficacy Dengan Selfcare Pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 5(1), 9. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v5i1.1972
Mutmainah, A., Dalle, A., & Askar, ; M. (2021). The Relationship of Knowledge and Disease Perception of Melitus Diabetes With Self-Caring Behaviors of Diabetes Melitus Patients: Systematic Literature Review. Journal of Applied Health Management and Technology, 3(2), 59–66. http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/
Putri, R. F., & Nurjanah, S. (2022). Self-efficacy sebagai prediktor kepatuhan terapi pada lansia dengan diabetes melitus tipe 2. Jurnal Keperawatan Holistik, 4(2), 90–98. https://doi.org/10.4321/jkh.v4i2.2022
Sinabutar, N. A., Intan, O., & Esen, K. (2022). Hubungan Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Penurunan Fungsi Kognitif Pada Lansia Di Puskesmas Rawa Buntu Tangerang Selatan Tahun 2021. Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro, V(Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro), 87–98.
Soesanto, E. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Upaya Perawatan Kesehatan Lanjut Usia Hipertensi Dimasa Pandemi Covid-19. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 10(2), 170-179.
Susanti, S., Bujawati, E., Sadarang, R. A. I., & Ihwana, D. (2022). Hubungan self efficacy dengan manajemen diri penderita hipertensi di puskesmas kassi-kassi kota makassar tahun 2022. Jurnal kesmas jambi, 6(2), 48-58.
Suwandi, E., Hidayat, T., & Mahendra, R. (2023). Pengaruh self-efficacy terhadap pengambilan keputusan perawatan diri pada pasien DM tipe II. Jurnal Keperawatan Klinis, 13(1), 40–47. https://doi.org/10.6789/jkk.v13i1.2023