Konstruksi Wacana Perundungan dalam Dongeng Fabel Anak Indonesia: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough terhadap Representasi, Relasi Kuasa, dan Praktik Sosial

Penulis

  • Lukman Alfaris Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan Penulis
  • Artika Putri Berliani Penulis

Kata Kunci:

analisis wacana kriti, dongeng fabel, perundungan, relasi kuasa

Abstrak

Perundungan merupakan salah satu persoalan yang masih banyak terjadi pada anak dan berdampak terhadap perkembangan sosial, emosional, serta pembentukan karakter, sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai anti-perundungan sejak dini. Salah satu media yang potensial adalah dongeng fabel yang memuat representasi perilaku, relasi sosial, dan pesan moral. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi wacana perundungan dalam Seri Antologi Fabel Nusantara melalui perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Analisis Wacana Kritis. Sumber data berupa tiga dongeng fabel, yaitu Harimau dan Kambing, Pangeran Muda dan Beruk yang Bodoh, serta Burung Balam dan Semut Merah, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan mengintegrasikan dimensi analisis teks, praktik diskursif, dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perundungan direpresentasikan melalui fitnah, intimidasi verbal, manipulasi psikologis, pelabelan negatif, dan penyalahgunaan kekuasaan. Relasi kuasa dibangun melalui dominasi fisik maupun intelektual, sedangkan praktik sosial merepresentasikan dua ideologi yang berlawanan, yaitu dominasi dan humanisme. Penelitian ini menegaskan bahwa dongeng fabel berpotensi menjadi media literasi kritis dan pendidikan karakter untuk menumbuhkan empati serta mencegah perundungan pada anak.

Referensi

Ahmad, U. (n.d.). Jurnal CARE ( Children Advisory Research and Education ) Volume 04 Nomor 1 Juni 2016 Jurnal CARE ( Children Advisory Research and Education ) Volume 04 Nomor 1 Juni 2016. 04, 42–49.

Cahyati, C., Firmansyah, F. A., Husaeni, A. S., Islam, U., & Bandung, N. (2023). Implementasi Media Pembelajaran Dongeng pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. 4, 116–122.

Khotimah, S. K., Rahmawati, F. P., Surakarta, U. M., Garuda, J., No, M., Kartasura, K., Sukoharjo, K., & Tengah, J. (2024). Pendidikan Karakter Berbasis Dongeng ; Analisis terhadap Literatur Secara Sistematis HOLISTIKA : Jurnal Ilmiah PGSD. 3, 75–87.

Noegroho, J. (2022). Wayang Beber Fabel Sebagai Media Storytelling Untuk Anak Usia Dini. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana, 28(1), 651–660. https://doi.org/10.33751/wahana.v28i1.5226

Praditama, A. G., Kusmiatun, A., & Rahayu, D. H. (2023). Dongeng sebagai Media Pembentuk Karakter Anti Perundungan pada Anak Usia Dini. 7(6), 6764–6776. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4264

Rafillah, R. A. (2025). Wacana Kuasa Ala Foucault Atas Peran Negara Dan Institusi Dalam Melanggengkan Ketimpangan Kuasa Pada Anak Perempuan Korban Kekerasan Seksual Di Pontang, Serang. Jurnal Ilmiah Nusantara, 2(5), 1–22.

Ridwan, M. (2016). Ajaran Moral Dan Karakter Dalam Fabel Kisah Dari Negeri Dongeng Karya Mulasih Tary (Kajian Sastra Anak Sebagai Bahan Ajar Di Sekolah Dasar). Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran, 6(01), 95–109. https://doi.org/10.25273/pe.v6i01.299

Samsuri, A., Mulawarman, W. G., & Hudiyono, Y. (2022). Ideologi Penggunaan Istilah-Istilah Covid-19 di Berita Online: Analisis Wacana Kritis Model Norman Fairclough. Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 5(3), 603–618. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i3.442

Sirait, S., Japina, H., Simanjuntak, H., Sinaga, S., Widia, H., & Razy, M. A. (2025). Stop bullying dan etika berkomunikasi. 3(4), 339–352.

Siregar, J., Pristiwati, R., & Nuryatim, A. (2025). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal sebagai Media untuk Membentuk Karakter Siswa Sekolah Menengah Pertama melalui Dongeng dan Fabel. Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan.

Vira, A. E., & Andalas, E. F. (2022). Nilai Moral Dalam Fabel Anak. PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan, 22(2), 154–170. https://doi.org/10.30996/parafrase.v22i2.6874

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31

Terbitan

Bagian

Articles